Sabtu, 23 Mei 2015

Jangan sibuk mengejar kupu kupu

Jangan sibuk mengejar kupu kupu, tapi perbaikilah tamanmu, maka kupu kupu akan datang dengan sendirinya



Bersyukurlah kepada Allah yang Maha Tinggi, ketika pertanyaan-pertanyaan itu timbul di hati, bertanya pada diri sendiri. Karena itu adalah tanda-tanda sifat cerdas ada pada diri.

Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma bercerita, "Suatu hari aku duduk bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, tetiba datang seorang lelaki dari Anshar, kemudian lelaki itu mengucapkan salam dan bertanya, "Wahai Rasulullah, siapakah mukmin yang paling utama?" Rasul menjawab, "Yang paling baik akhlaknya". Kemudia ia bertanya lagi, "Siapakah mukmin yang paling cerdas?". Rasul menjawab, "Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas". (1)

Itulah orang yang cerdas, yang paling banyak ingat kematian dan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan bekal untuk kampung akhirat. Semoga kita tergolong menjadi orang yang cerdas. Aamiin.

Untuk berusaha menjadi orang yang cerdas, maka kita harus menempuh sebab-sebab yang menjadikan diri kita cerdas, contohnya: doa kepada Allah agar kita diberikan hati yang selalu mengingat Allah, menuntut ilmu syar'i, mengamalkan ilmu, menumbuhkan motivasi intrinsik agar menjadi insan yang cerdas, dan seterusnya.

Intinya adalah bagaimana cara menumbuhkan sikap untuk selalu memperbaiki diri menjadi lebih baik dari sebelumnya.








Powered by INDO9.COM