Mengenal Apa Itu Fintech, Inovasi Transaksi Keuangan di Era Digital - INDO9.COM

Breaking

Jumat, 16 Desember 2011

Mengenal Apa Itu Fintech, Inovasi Transaksi Keuangan di Era Digital



INDO9.COM - Di era digital belakangan ini tren transaksi keuangan mulai bergeser dari konvensional menjadi digital dengan adanya inovasi dari fintech. Apa itu fintech sebenarnya?

Perkembangan dunia start-up dan pasar digital dalam satu dekade terakhir ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, salah satunya sektor ekonomi.

Berbagai kemudahan terus dirangsang dengan memanfaatkan dorongan kemajuan teknologi yang semakin hari semakin gemilang.

Salah satunya adalah kehadiran fintech dengan inovasi unggulannya yang mempermudah masyarakat dalam mengadakan transaksi melalui transaksi digital.

Anda mungkin masih belum paham apa itu fintech dan apa yang dimaksud dengan transaksi digital ini, itulah kenapa artikel ini disajikan ke hadapan Anda.

Apa Itu Fintech?

Pengertian Fintech
Fintech atau Financial Technology adalah peranakan dari sektor ekonomi dengan bantuan teknologi.

National Digital Research Centre (NDRC) menjelaskan bahwa fintech adalah istilah yang merujuk pada inovasi di bidang jasa finansial.

Sedangkan definisi fintech menurut Bank Indonesia adalah inovasi di bidang finansial yang telah mengkonversi model bisnis menjadi lebih moderat.

Konsep fintech yang mengombinasikan sistem keuangan dengan perkembangan teknologi salah satunya membuat transaksi keuangan lebih praktis, aman, dan modern.

Tak hanya dalam bidang pembayaran, fintech juga telah menjangkau segala aspek di bidang bisnis transaksi finansial hingga jual beli saham.

Baca Juga:




Latar Belakang Kemunculan Fintech
Sama seperti bidang bisnis lainnya, fintech lahir dari permasalahan finansial sehari-hari dan diharapkan menjadi solusi ampuh untuk mengatasinya.

Penggunaan teknologi yang masif oleh masyarakat saat ini secara langsung memerlukan aksesibilitas yang lebih efektif dan efisien dalam segala lini.

Di sinilah fintech hadir dengan membawa kemudahan dan kecepatan aksesibilitas terutama dalam transaksi ekonomi.

Hasilnya, transaksi seperti berbelanja, transfer, hingga transaksi ekonomi lainnya bisa diselesaikan dengan mudah, cepat, dan tanpa repot.

Aturan Hukum Mengenai Fintech
Sebagai sebuah lini bisnis, fintech telah diakui di Indonesia secara resmi bahkan telah memiliki aturan hukumnya sendiri.

Kini, Anda tak perlu ragu lagi soal apa itu fintech dan payung hukumnya karena semua telah terjamin keamanannya.

Berikut ini aturan hukum yang memayungi fintech di Indonesia:

Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 18/22/DKSP tentang Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital.
Peraturan Bank Indonesia No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik.
Transaksi Digital dan Uang Elektronik

apa itu fintech

Memahami Keuntungan Fintech
Disadari atau tidak, kehadiran inovasi fintech telah membantu mengubah gaya hidup masyarakat Indonesia.

Hal ini dapat terlihat misalnya dari kebiasaan penggunaan uang fisik menjadi uang elektronik.

Tak heran bila kini budaya transaksi konvensional pun telah bergeser menjadi budaya transaksi digital.

Kedua hal tersebut, uang elektronik dan transaksi digital, merupakan buah manis dari keberadaan industri fintech yang dapat dinikmati setiap orang.

Bagi konsumen, fintech dapat membantu mendapatkan layanan yang lebih baik, proses yang lebih mudah, dan harga yang lebih murah.

Bagi pelaku fintech, manfaatnya adalah untuk menyederhanakan rantai transaksi, memangkas biaya operasional dan modal, serta membekukan alur informasi.

Lalu bagi negara, fintech dapat mendorong transmisi kebijakan ekonomi, mempercepat arus perputaran uang, dan mendorong Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Pengaruh Fintech
Banyak sekali pengaruh yang telah ditimbulkan oleh fintech dalam skala global dan hal itu membuat perkembangan fintech semakin tak terbendung.

Pengaruh yang paling jelas terasa tentu saja soal semakin mudah dan semakin cepatnya arus transaksi finansial pada berbagai aspek.

Namun selain itu, kehadiran bisnis fintech juga telah membuat tumbuhnya jenis-jenis bisnis baru di Indonesia, khususnya bagi perusahaan start-up.

Cakupan Bisnis Fintech di Indonesia
Dunia bisnis fintech memiliki cakupan yang luas tak hanya soal urusan transaksi jual beli.

Selain itu, bisnis fintech telah merangsang timbulnya inovasi-inovasi bisnis baru di dunia finansial yang semakin memudahkan kehidupan manusia.

Setidaknya, ada 7 cakupan bisnis fintech di Indonesia. Berikut ini penjelasannya:


  1. Bidang pembayaran, seperti misalnya dompet digital, uang elektronik, transfer, ataupun pembayaran digital.
  2. Bidang investasi seperti misalnya Bareksa, sebuah marketplace Reksa Dana dan IpotFund, sebuah supermarket Reksa Dana.
  3. Bidang perencanaan keuangan baik itu dari lini edukasi keuangan ataupun perencana keuangan pribadi
  4. Bidang pembiayaan (lending) berupa pembiayaan berbentuk utang, pembiayaan sistem patungan (crowdfunding), dan pembiayaan berbasis Peer to Peer (P2P).
  5. Bidang pembanding produk keuangan (Comparison Site atau Financial Aggregator).
  6. Bidang riset keuangan yang masih sangat terbatas perkembangannya.
  7. Bidang lainnya seperti Agent Network, Gold Marketplace, Capital Market, dan Point of Sales (POS) Bisnis.



Baca Juga:


Inilah beberapa hal penting mengenai apa itu fintech untuk Anda pahami.

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat INDO9!

Simak informasi menarik lainnya di Blog INDO9.COM Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar